Toksin atau racun dalam tubuh adalah zat kimia yang berbahaya yang berasal dari makanan yang tidak sehat, rokok, obat-obatan kimia, polusi dan penyebab yang lain. Apabila racun tersebut terakumulasi dan tidak bisa dikeluarkan, maka akan timbul berbagai penyakit dan mengakibatkan kerusakan jaringan dan organ dalam tubuh.

Mengapa Perlu Detoks?

Detoksifikasi adalah proses pengeluaran racun dalam tubuh. Secara alamiah tubuh kita mempunyai organ untuk detoksifikasi yakni ginjal, hati dan kolon (usus). Apabila racun dalam tubuh sudah melampaui batas dan terakumulasi, fungsi ginjal, hati & usus akan terganggu dan tidak bisa mengeluarkan semua racun sehingga mengakibatkan berbagai kerusakan dan penyakit. Begitu racun berhasil dilepaskan, tubuh akan mempunyai kesempatan untuk sehat kembali. Tubuh yang bersih dari racun biasanya mempunyai kulit yang sehat sebagai tandanya.

Keuntungan Detoksifikasi

Detoksifikasi memperbaiki energi dan kinerja organ-organ tubuh, memperbaiki kondisi kulit menjadi lebih sehat dan cerah, melancarkan pencernaan dan buang air besar secara teratur, membantu penyembuhan berbagai penyakit. Memperlambat proses penuaan (anti aging), meningkatkan fertilitas (mudah untuk hamil) dan meningkatkan fleksibilitas tubuh.

Detoksifikasi yang ideal bagi tubuh

Program detoksifikasi sebaiknya melibatkan tiga organ yang penting, yaitu ginjal, hati dan kolon (usus). Proses pembuangan racun tersebut sebaiknya dilakukan setiap 6 bulan atau setahun sekali. Setiap orang mempunyai metabolisme yang berbeda dalam proses detoksifikasi. Akan muncul tanda-tanda tertentu sebagai akibat pembersihan racun dalam jumlah besar. Tanda-tanda yang muncul akan berbeda pada setiap orang, karena sangat tergantung pada banyaknya racun dan derajat sensitivitas tubuh pada perubahan.

artikel dari: Nita Sellya